Pengikut

Almarhum kakek datang menyapaku

 


Saat itu usiaku 9 th dan kami baru tiba dari jakarta. Tiga hari perjalanan dari jakarta ke kampung bapak di tanah karo sumatera Utara untuk mengikuti acara penguburan nenek. Tradisi disini peti jenazah disemayamkan di rumah almarhum dan tutup petinya terbuka untuk memberikan kesempatan pada saudara dan tetangga untuk penghormatan terakhir. 

Setelah makan malam mataku terasa berat dan memilih tidur di satu kamar. Ada seorang kakek mendatangi ku sambil tersenyum dan memegang tanganku lalu mengajakku berbincang yang tidak bisa ku dengar suaranya. Lama kami duduk mengobrol dan kakek menasehatiku. Saat aku terbangun aku mencoba mengingat apa  yg dibicarakan tapi tetap aku tidk ingat.

Paginya aku terbangun dan duduk di samping peti nenek. Ku perhatikan sekitar ruangan belum banyak tamu yang datang. Disamping peti nenek ada lemari buku besar dan di atasnya ada satu bingkai foto seorang kakek yang tidak ku kenal tapi aku mulai berpikir sepertinya aku pernah jumpa kakek ini tapi dimana ya. Karna penasaran aku bertanya ke saudara yang datang melayat. 

"Beliau kakek mu, ya pantas aja kamu tidak mengenalnya karena beliau meninggal di tahun dan bulan yang sama dengan kelahiranmu"

Mendengar itu badanku terasa lemas dan mukaku pucat. Bukankah kakek ini yang semalam datang dan mengobrol bersamaku dalam mimpi. Inilah mimpi pertama yang kuingat bertemu seorang yang belum pernah ku jumpai di dunia nyata. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar