Pengikut

Usia berapa anak naik angkot sendiri

Anak sekolah dasar yang mandiri dapat naik angkot sendiri

Kemandirian anak naik angkot
Naik angkot sendiri atau bersama teman

Orang tua mana yang tidak was was melihat anaknya naik angkot sendiri dan menunggunya pulang sendiri dari sekolah naik angkutan umum (angkot). Sebagai orang tua pastinya banyak pertimbangan  untuk mengizinkan anak naik angkot sendiri. Secara pribadi aku mengajarkan anak naik angkot supaya anak lebih mandiri dan hemat dari segi keuangan. 

Usia berapa anak siap naik angkot? 

Anak-anakku di kelas 1 usia 7 th awalnya naik mini bus antar jemput sekolah. Mulai di usia 9 th ku ajarkan cara naik angkot ke sekolah. Di usia ini dari segi motorik anak sudah bergerak sempurna, mampu berjalan dan berlari dengan baik. Cara melihat atau visual anak melihat ke kanan dan ke kiri juga sudah lebih baik. Dari segi emosional anak sudah mampu mempelajari kesabaran dan kewaspadaan. Jadi di usia ini anak sudah mampu fokus dilatih untuk menilai situasi dalam mengambil keputusan sesuai dengan pengetahuan yang dia miliki.  

Naik angkot sendiri menguji kemandirian anak

  🌼 Pelajaran pertama, ku ajarin cara naik angkot dari rumah dan cara menyeberang di sekolah. Lalu pulang sekolahnya juga begitu. 

Belajar naik angkot ini berlangsung satu minggu. Jarak waktu perjalanan antara rumah dan sekolah sekitar 30 menit lancar dan 45 menit bila macet. 

Penekanan cara menyebrang ini harus betul-betul di pahami anak. Lebih aman bila menyeberang di area zebra cross. Kenyataannya zebra cross hanya ada di lintasan lampu merah saja. Untuk daerah yang tidak ada zebra cross anak harus lebih berhati-hati karena tidak ada rambu peringatan untuk penyebrangan. Disini anak belajar bila melihat mobil atau motor datang dari arah kanan bila masih jauh cukup memberi isyarat mengangkat telapak tangan tanda stop menandakan ingin menyeberang. Kenyataannya tidak semua pengendara paham akan tanda ini. Ada sebagian kendaraan tidak berhenti tapi hanya mengurangi kecepatannya dengan maksud memberikan waktu pada anak untuk menyeberang.  Ada juga kendaraan yang memberikan tanda lampu depan berkedip atau bunyi klakson yang memberitahukan kalau dia tidak dapat mengurangi kecepatan tanda inilah yang harus diwaspadai anak. Bila sudah dirasa aman anak boleh menyeberang dengan tetap memperhatikan arah mobil datang. 

 Sepeda motor yang seringkali tiba-tiba muncul dari arah belakang mobil. Disinilah dibutuhkan konsentrasi anak untuk fokus kapan waktunya untuk menyeberang dengan memperhatikan lalu lintas kendaraan.

🌼 Selanjutnya anak harus mengingat alamat rumah dan kenalkan rute sekitar rumah dan sekolah supaya anak lebih familiar. Beritahu lingkungan mana yang aman dan mana yang harus diwaspadai. Misalnya lingkungan aman yang banyak orang dan yg perlu diwaspadai lingkungan yang sepi dan tidak dikenal. Waktu dari jarak rute juga harus diingat yang biasanya lancar 45 menit dan macet sekitar 1 jam. Anak harus mengingat ada berapa simpang lampu merah yang harus dilewati. Yang paling utama adalah mengenal nama jalan, biasanya di spanduk toko atau depan kantor tertulis nama jalannya. Berani bertanya ke supir bila rute yang dilewati tidak seperti biasanya bisa di stop dan pindah ke angkot lain. 

Saat memilih angkot perhatikan warna dan nomor angkot yang harus dipilih dan bila ragu bisa bertanya langsung ke supir. 

Langkah apa yang harus anak lakukan bila merasa tidak nyaman dalam angkot. 

Dalam angkot ada berbagai macam orang yang naik bila anak merasa ada yang kurang nyaman misalnya pelecehan seksual seperti penumpang lain meletakkan tangganya ke paha anak atau menempelkan badannya ke badan anak. Ada juga penumpang yang merokok atau pencuri dll. 

Aku akan menyarankan anak untuk turun di lingkungan yang ramai seperti depan toko atau berhenti di depan perkantoran dan dia bisa mencari satpam untuk meminta bantuan. Disini aku mengingatkan ke anak bila ingin bertanya ke orang asing di jalan harus lebih berhati-hati karena tidak semua orang mengerti rute. 

Sebelum naik perhatikan penumpang yang ada dalam angkot kalau dirasa kurang nyaman lebih baik urungkan naik dengan beri alasan yg tepat seperti "maaf bang aku salah angkot"

🌼 Berapa ongkos yang harus dibayarkan sampai tujuan? Umumnya ongkos anak sekolah lebih murah dibandingkan penumpang umum, tapi ada juga supir yang meminta ongkos anak disamakan dengan dewasa untuk itu berikan ongkos lebih ke anak buat jaga-jaga. Lebih baik berikan uang pecahan. Jangan main HP dan mengeluarkan dompet. Uang ongkos angkot secukupnya di taruh di saku. Peluk tas untuk menghindari pelecehan seksual. 

Naik angkot bersama abang 

🌼 Perhatikan posisi duduk, bila memungkinkan usahakan duduk di depan atau belakang supir. Ada juga supir memaksakan untuk naik dan duduk di dekat pintu angkot hal ini berbahaya untuk anak. Bila penuh penumpang tidak ada tempat duduk lebih baik turun menunggu angkot berikutnya. Bila lihat ada orang yang mencurigakan bukalah jendela kaca lebar untuk memudahkan teriak minta bantuan. Atau posisi duduk jangan menyandar dan badan condong ke depan, sambil melihat ke depan. Ini untuk memanipulasi orang yang melihat seakan kita sudah dekat dengan tujuan. 

Usahakan jangan tertidur tetap siaga, bila mengantuk coba alihkan dengan kegiatan mengurut jari tangan, makan permen atau bernyanyi. 

🌼 Bila tidak lewat nomor angkot yang biasa, dapat berikan alternatif nomor angkot lain yang bisa didapatkan di jalan tertentu. 

Anak sulung ku pernah mengalami kesalahan saat naik angkot, dia melihat warna sama tapi tidak perhatikan nomornya. Dia mulai curiga saat lihat rute yang berbeda dari biasanya. Dia mulai bertanya ke supir. Untungnya supirnya mencarikan dia angkot kearah rumah. Anak  bungsu ku juga pernah tertidur di angkot dan terbangun lewat 3 km dari rumah dan dia memilih berhenti dan naik angkot yang berlawanan arah untuk pulang. 

Naik angkot setiap hari akan terbiasa dan mengajarkan mereka lebih waspada dan mandiri. ***


Tidak ada komentar:

Posting Komentar